Assalamu'alaikum ^_^

Yuk kita perbanyak membaca buku dan mendengarkan kajian, Let's Fastabiqul khoirot !

Sunday, January 5, 2014

Diary #1 - Sahabat dalam Karya


Entah mengapa hati ini mulai rindu, rindu ingin sekali bertemu kalian, berdiskusi, berkarya bersama...


Ya... dua sosok pemuda yang berbeda karakter namun sangat berkesan bagi saya, namanya Muhammad iqbal (kiri) dan Faizul Ghofari (kanan). Mereka berdua adalah inspirator saya yang membantu mengubah jalan hidup saya menjadi seperti sekarang ini, aktif menulis, berdiskusi, meneliti, presentasi. 

Namun sudah hampir setengah tahun saya tidak bertemu mereka, terakhir bertemu Iqbal, dan itupun saya merasa sedih sekali karena harus melihatnya berbaring dirumah sakit. Waktu itu Iqbal sedang sakit usus buntu, sudah kronis keadaaannya, sehingga ia memutuskan mengambil cuti kuliah untuk masa pemulihan. Rasanya sedih sekali, harus berpisah dengan Iqbal.


Iqbal adalah orang yang pertama kali mengenalkan saya dengan dunia karya tulis, dunia kompetisi. awalnya dia memaksa saya untuk menulis ide ide yang waktu itu saya ceritakan ke dia. Dia nampak semangat sekali, sampai akhirnya kita berdiskusi di Masjid Kampus UGM dan dia mempertemukan saya dengan sosok jenius, kreatif dan ceria ^_^ Ya... dia adalah Faizul, cowok dengan gaya rambut Einstein ini punya kecakapan dlm hal desain dan menulis juga, beberapa lomba pernah dia ikuti. Hingga akhirnya kami bertiga sepakat menjadi tim yang siap membuat karya tulis. 




Alhamdulillah.. berkat pertolongan Allah, usaha kami selama sebulan lebih tak sia-sia, kami mengerjakan dengan penuh kesungguhan mulai dari selepas praktikum hingga malam, dari masjid ke masjid, dikostnya Faizul hingga di warung makan hehe... dimanapun kita bertemu, yang kita bicarakan karya. Jika teringat.. rasanya air mata ini tidak kuasa saya tahan, begitu indahnya masa-masa itu... penuh kebersamaan, canda tawa, serius, nano nano rasanya, Subhanallah...

Sampai akhirnya Allah mengizinkan kita masuk FINAL PRISMA (Pekan Riset Ilmiah dan Sains Mahasiswa Indonesia) di Universitas Brawijaya. Proses dalam membuat karya tulis telah membuat kami solid, saling percaya dengan keyakinan yang kuat. hingga pada waktunya kita presentasi didepan juri, dan itu pengalaman kami pertama kali presentasi karya tulis di Event Nasional, bersaing dengan teman teman Universitas lain yang luar biasa karya mereka, tak kalah hebatnya dengan karya kami. Uniknya saat itu kami adalah kontingen termuda saat itu. 

Alhasil perjuangan kami berbuah manis, walaupun belum menjadi yang terbaik, namun kami menjadi kontingen dengan karya terfavorit dalam Pameran yang diadakan PRISMA UB waktu itu. Sebuah pencapaian yang luar biasa bagi saya, yang baru pertama kalinya menulis karya tulis dan berbuah hasil yang luar biasa di event Nasional. Dari sinilah saya mulai giat menulis, ya.. menuliskan ide ide yang selalu muncul, dan tidak bosan bosan saya berdiskusi dengan teman teman, dosen, hingga orang lain yang saya anggap pakarnya. 

Sebuah pelajaran yang saya ingat baik baik dari Iqbal :

"Jangan takut menulis, dan jangan takut salah, menulislah, karena menulis itu mudah. Sesungguhnya bukanlah kesulitan yang membuatmu takut menulis, namun ketakutanmu akan kesalahan dalam menulis itu yang membuatmu sulit"

Kalian berdua memang sahabatku yang terbaik, yang pernah aku kenal. ^_^
Selamat berkarya Zul... Semoga kita bisa bertemu kembali, dan membuat karya bersama lagi hehe..
Semoga lekas sembuh ya Iqbal, Bagaimana kondisimu sekarang ? Allahummasfii Amradhohu, banyak-banyak istighfar ya Bal, semoga ujian sakit yang antum terima ini menjadi kafarah dosa dosa mu. Aku tunggu kamu di kampus tercinta, Cepat sembuh ya... ^_^ 

Semangat teman-teman... ^_^ !!
You are my everything hehe...

Sedikit syair untuk kalian, aku dapatkan dari Mas Yanuar
Syair ini yang mengingatkan ku akan kebersamaan saat disamping kalian ^_^
"..bersamamu ku habiskan waktu, senang bisa mengenal dirimu, rasanya semua begitu sempurna sayang untuk mengakhirinya.." -Ipang, Sahabat Kecil-

"..senyuman yang tersirat dibibirmu menjadi ingatan setiap waktu tanda kemesraan bersimpul padu, kenangku di dalam doa mu., semoga.... Tuhan berkahimu.." -Brothers, Doa Perpisahan-

"..mungkin diri ku, masih ingin bersama kalian.." -Sheila on 7, Kisah Klasik-

"..bukankah hati kita telah lama menyatu? dalam tali kisah persahabatan illahi, genggam erat tangan kota terakhir kalinya, hapus air mata mesti kita kan berpisah.. selamat jalan teman, tetaplah berjuang smoga kita bertemu kembali, kenang masa indah kita.." -Edcoustic, Sebiru Hari Ini-

" adalah berbohong, kalau saya sempat katakan saya tidak akan merindukan kalian.." -Yanuar R.P-


SEMANGAT BERKARYA !!!

No comments:

Post a Comment